Selasa, 21 Oktober 2014

macam macam atau bentuk bentuk pensortiran



Nama               : Noffrihendri
Npm                : 57414999
Kelas               : 1IA17
Mata Kuliah    : Algoritma & Pemprograman IA
Dosen              : Kunto Bayu A,ST
Tugas               : Tugas sorting AP IA



Sorting adalah suatu cara atau susatu proses menyusun elemen – elemen dengan tata urut tertentu. adapun bentuk bentuk pensortiran antaralain.
 


bubble sort

Bubble sort (metode gelembung) merupakan algoritma / metode sorting paling sering digunakan,metode bubble sort ini merupakan metode pengurutan paling sederhana dari pada metode yang lainnya. pada metode bubble sort, merupkan metode Pengurutan yang dilakukan dengan cara membandingkan masing-masing item / data dalam suatu list secara berpasangan, lalu menukar item tersebut jika diperlukan, dan mengulanginya sampai akhir list secara berurutan dengan sempurna, sehingga tidak ada lagi item yang dapat ditukar.

berikut contoh bubble sort :

Selection Sort

Selection Sort merupakan metode pengurutan dengan cara memlilih elemen dengan nilai yang paling rendah dan menukar elemen yang terpilih tersebut dengan elemen ke-i. Nilai dari i dimulai dari 1 ke n, dimana n adalah jumlah total elemen dikurangi 1.


insertion sort

Insertion sort merupakan salah satu metode sorting dengan cara menyisipkan(insert). Pada dasarnya insertion sort memilah data yang akan diurutkan menjadi dua bagian, yang belum diurutkan dan yang sudah diurutkan. Elemen pertama diambil dari bagian array yang belum diurutkan dan kemudian diletakkan sesuai posisinya pada bagian lain dari array yang telah diurutkan. Langkah ini dilakukan secara berulang hingga tidak ada lagi elemen yang tersisa pada bagian array yang belum diurutkan tersebut.

berikut contoh insertion Sort :
shell Sort


Shell sort merupakan metode pengurutan yang hampir sama dengan insertion sort. Metode ini disebut juga dengan metode pertambahan menurun (diminishing
increment). Metode ini dikembangkan oleh Donald L. Shell pada tahun 1959, sehingga
sering disebut dengan Metode Shell Sort. Metode ini mengurutkan data dengan cara
membandingkan suatu data dengan data lain yang memiliki jarak tertentu, kemudian
dilakukan penukaran bila diperlukan


berikut contoh shell sort :





Merge Sort

Merge Sort merupakan jenis pengurutan yang dirumuskan dalam 3 tahap berpola divide-and-conquer.
berikut tahapan Merge Sort :
  • Divide = Memilah elemen – elemen dari rangkaian data menjadi dua bagian.
  • Conquer = setiap bagian dengan memanggil prosedur merge sort secara rekursif
Kombinasi = Mengkombinasikan dua bagian tersebut secara rekursif untuk mendapatkan rangkaian data yang berurutan.
Proses rekursi berhenti jika mencapai elemen dasar. Hal ini terjadi jika bagian yang akan diurutkan menyisakan tepat satu elemen. Sisa pengurutan satu elemen tersebut menandakan bahwa bagian tersebut telah terurut sesuai rangkaian yagn dikehendaki.


berikut contoh Merge Sort

Quick Sort

Quick sort merupakan metode pengurutan dengan algoritma berdasarkan pola divide-and-conquer. Algoritma sortir yang efisien ini ditulis oleh C.A.R. Hoare pada 1962. Dasar strateginya adalah “memecah dan menguasai”.
Algoritma ini hanya memiliki 2 langkah sebagai berikur :
  •  Divide = bisa dikatakan Memilah rangkaian data menjadi dua sub-rangkaian A[p…q-1] dan A[q+1…r] dimana setiap elemen A[p…q-1] adalah kurang dari atau sama dengan A[q] dan setiap elemen pada A[q+1…r] adalah lebih besar atau sama dengan elemen pada A[q]. A[q] disebut sebagai elemen pivot. Perhitungan pada elemen q merupakan salah satu bagian dari prosedur pemisahan.
  •  Conquer = dengan cara Mengurutkan elemen pada sub-rangkaian secara rekursif. Pada algoritma quicksort, langkah ”kombinasi” tidak di lakukan karena telah terjadi pengurutan elemen – elemen pada sub-array
berikut contoh quick sort :
Heap Sort

Heap sort merupakan metode sorting yang menggunakan struktur data heap, dengan nilai parent selalu lebih besar dari pada nilai childnya.
adapun langkah langkah algoritma nya sebagai berikut :
  • Buat suatu heap
  • Ambil isi dari root, lalu masukkan kedalam sebuah array.

  • Hapus element root dengan mempertahankan properti heap.
  • Ulangi sampai tree menjadi kosong
Berikut contoh Heap Sort :


Bucket sort

            Bucket Sort merupakan algoritma sorting yang mempartisi deret angka menjadi beberapa deret yang kemudian dianalogikan menjadi ember.
Algoritma nya sebagai berikut :

Cari nilai maksimum dan minimum di dalam array.
Inisialisasi array bucket Daftar <> unsur (ukuran maxValue – minValue + 1)

Pindahkan elemen dalam array untuk bucket

Write bucket keluar (dalam rangka) ke array yang asli
berikut contoh bucket sort :

Radix Sort
Radix Sort adalah metode sorting yang mana mengatur pengurutan nilainya tanpa melakukan beberapa perbandingan pada data yang dimasukkan. Secara umum yang proses yang dilakukan dalam metode ini adalah mengklasifikasikan data sesuai dengan kategori terurut yang tertentu dan dalam tiap kategorinya dilakukan pengklasifikasian lagi dan seterusnya sesuai dengan kebutuhan.
Secara kompleksitas waktu, radix sort termasuk ke dalam Divide and Conquer.Namun dari segi algoritma untuk melakukan proses pengurutan, radix sort tidak termasuk dalam Divide and Conquer.











 



http://agusjembung.blogspot.com/2012/02/macam-macam-sorting.html

terimakasih atas kunjungannya,jika ingin copy/sebagai referensi cantumkan juga sumbernya ya...

Minggu, 19 Oktober 2014

Pertumbuhan penduduk



Pertumbuhan penduduk
 
 

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya didalam suatu negara atau bahkan dunia.
Pertumbuhan peduduk secara garis besar dipengaruhi oleh beberapa Faktor anatra lain yaitu kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas) dan perpindahan penduduk (migrasi).
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami yanng memengaruhi pertumbuhan penduduk, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami yang memeharuhi pertumbuhan penduduk. Disebut faktor alami karena kematian dan kelahiran datangnya merupakan dari tuhan yang merupakan ketentuan takdir,sedangkan disebut faktor non alami karena migrasi merupakan dari manusia itu sendri.

Adapun faktor yang penyebab utama pertumbuhan penduduk ini adalah adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama kemajuan di bidang kesehatan.
Dengan kemajuan teknologi kesehatan kelahiran dapat diatur dan kematian dapat diperlambat. Ini semua mengakibatkan menurunnya angka kematian secara drastis atau mencolok.

Sesuai dengan tingkat kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi maka tiap-tiap masyarakat atau negara, pertumbuhan penduduknya mengalami 4 periode yaitu:
  • Periode I
    Pada periode ini pertumbuhan penduduk berjalan dengan lambat yang ditandai dengan adanya tingkat kelahiran dan kematian yang rendah sehingga disebut periode statis.
  • Periode II
    Tahap kedua ini angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi makanan dan kesehatan. Akibat dari itu semua pertumbuhan penduduk menjadi cepat mengingat angka kelahiran yang masih tinggi.
  • Periode III
    Periode ini ditandai dengan tingkat pertumbuhan penduduk mulai turun. Tingkat kematian pada periode ini stabil sampai pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun, penyebabnya antara lain adanya pembatasan jumlah anggota keluarga.
  • Periode IV
    Pada masa ini tingkat kematian stabil, tetapi tingkat kelahiran menurun secara perlahan sehingga pertumbuhan penduduk rendah. Periode ini di sebut periode penduduk stasioner.





1.kelahiran(fertilitas)
Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan hidup,atau dalam pengertian lain fertilitas adalah hasil produksi yang nyata dari seorang wanita. Berikut ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas:

1. Pengukuran Fertilitas Tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk yang mempunyai resiko untuk melahirkan pada tahun tersebut. Adapun ukuran – ukuran fertilitas tahunan adalah :
  1. Tingkat Fertilitas Kasar (Crude Birth Rate )
    Adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
  2. Tingkat Fertilitas Umum (General Fertility Rate )
    Adalah jumlah kelahiran hidup per.1000 wanita usia reproduksi (usia 14 14-49 atau 15 15-44 th th) ) pada tahun tertentu.
  3. Tingkat Fertilitas Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate )
    Adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
  4. Tingkat Fertilitas Menurut Urutan Kelahiran (Birth Order Specific Fertility Rates Rates)
    Adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi bayioleh oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.
2. Pengukuran Fertilitas Kumulatif
Adalah pengukuran jumlah rata rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun ukuran – ukuran fertilitas kumulatif adalah : 
  1. Tingkat Fertilitas Total (TFR)
    adalah jumlah kelahiran hidup laki laki-laki & wanita tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya
    dengan catatan : 
    • tidak ada seorang perempuan yg meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
    • tingkat fertilitas menurut umur tdk berubah pd periode waktu tertentu.
  2. Gross Reproduction Rates (GRR)
    adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000 perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tdk ada seorang perempuan yg meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
  3. Net Reproduction Rates (NRR)
    adalah jumlah kelahiran bayi (pr) oleh sebuah kohor hipotesis dari 1000 (pr) dengan memperhitungkan kemungkinan meninggalkan para (pr) itu sebelum mengakhiri mengakhiri masa reproduksinya.
Faktor Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk :
Faktor Demografi, antara lain :
      • Struktur umur
      • Struktur perkawinan
      • Umur kawin pertama
      • Paritas
      • Disrupsi perkawinan
      • Proporsi yang kawin
Faktor Non Demografi, antara lain :
      • Keadaan ekonomi penduduk
      • Tingkat pendidikan
      • Perbaikan status perempuan
      • Urbanisasi dan industrialisasi

2. Kematian (mortalitas)

Kematian adalah pertumbuhan penduduk yang diakibatkan oleh meninggalnya seseorang atau hilangnya seseorang,ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat yang spesifik pada suatu populasi. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per- 1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.

3. Perpindahan (migrasi)

Migrasi adalah peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu tempat ke tempat lainnya. Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari sumber cadangan makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau kerana over populasi.
Migrasi dibagi menjadi beberapa bagian bagian yaitu ;

•  Transmigrasi.
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari pulau yang berpenduduk padat kepulau yang penduduknya tidak padat. Transmigrasi digolongkan menjadi 3 yaitu

- Transmigrasi umum, yaitu transmigrasi yang pelaksanaan dan pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah.
- Transmigrasi swakarsa, yaitu transmigrasi yang dilaksanakan atas keinginan sendiri dan biaya ditanggung sendiri.
- Transmigrasi khusus, yaitu transmigrasi yang dilakukan dengan tujuan tertentu, misal bedol desa, dan sebagainya.



Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpidahan penduduk dari daerah pedesaan kedaerah perkotaan.

 •  Ruralisasi
Ruralisasi adalah kebalikan dari urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota kedesa, mobilitas ini biasanya dilator belakangi karena kejenuhan tinggal di kota.
    
     Migrasi Internasional.
Migrasi Internasional adalah perpindahan penduduk dari satu Negara ke negara lain untuk menetap, migrasi internasional dibedakan menjadi 3 yaitu sebagai berikut.
         1.      Imigrasi.
Imigrasi adalah perpindahan penduduk masuk kesuatu Negara untuk menetap.
         2.      Emigrasi.
Emigrasi adalah perpindahan penduduk yang keluar dari Negara lain untuk menetap.
         3.      Remigrasi.
Remigrasi adalah perpindahan penduduk kembali kenegara asal setelah pindah ke Negara lain.
    
Migrasi Nonpermanen.

Mobilitas nonpermanent merupakan bentuk perpindahan penduduk antar tempat tanpa adanya tujuan untuk menetap. Dua jenis mobilitas nonpermanent yaitu mobilitas komutasi dan mobilitas sirkulasi.


Referensi/sumber :
Tim Abdi Guru (PENERBIT ERLANGGA)
Drs.Hasan Budi Sulistyo
Bambang Suprobo, M.Pd. 
 http://komputer123456.blogspot.com/2013/05/pertumbuhan-penduduk.html
http://rahmatkusnadi6.blogspot.com/2010/02/pertumbuhan-penduduk.html

Terimakasih atas kunjungannya...
kolo copy jangan lupa cantumkan linknya yaa...